Jumat, 11 Januari 2013

January project

Ga sengaja buka-buka note di hape dan ternyata nemuin note dengan judul "target 2013". Setelah dibuka.. paling pertama tertulis "lulus sidang apoteker Januari 2013".

Kemarin adalah hari paling bersejarah sepanjang perkuliahan apoteker saya (lebay yeey). Kenapa eh kenapa? karena eh karena (rhoma irama banget), kemarin hari pertama sidang komprehensif apoteker, tepatnya hari Kamis, 10 Januari 2013, dan saya kebagian hari pertama, ruang 2, nomer urut 3. Dari jauh-jauh hari sebelumnya deg-degan banget, tidur ga tenang, gelisah, pokonya banyak banget galaunya kaya nano-nano gitu deh. Sampe sehari sebelum sidang nangis bombay sambil curhat ke aa lewat tlp. Teruuss saya malah dimarahin sama aa,,uugghh nakal (nyubit pipi). Mungkin maksudnya bukan marahin, cuma nyemangatin biar saya kuat dan bisa ngadepin sidang besok. Aa bilang... 

Musuh terberat kamu bukanlah para penguji yang besok bakalan ngasih pertanyaan2 di sidang, musuh terberat kamu adalah diri kamu sediri. Siapapun atau apapun dan seberat apapun yang kita hadapi tidak akan sulit, yang sulit adalah diri kita yang mempersulit diri, dan bagaimana keyakinan kamu terhadap diri sendiri, tidak ada yang mustahil di dunia ini karena semuanya atas kuasa Allah. Kamu punya Allah, kenapa harus takut sama sesama makhluk ciptaan Allah. Usaha, doa, dan keyakinan diri sendiri disertai izin Allah SWT akan membuat kamu bisa tenang dalam menghadapi penguji dan diberi kelulusan. Dan jangan lupa meminta doa restu dari mamah papap, karena doa orang tua, izin orag tua, merupakan izin Allah SWT.

(cat: kata kamu diganti dengan neng :p )

Setelah yang aa bilang semua, akhirnya bisa ngembaliin semangat saya yang agak meredup saat sehari sebelum sidang. Dan saya juga minta doa sama mamah papap, adik, keluarga besar, sahabat2, hingga saya merasa disemangati oleh orang-orang yang saya cintai.
Besoknya tibalah hari H "SIDANG KOMPRE", dan saya pun siap tempur dengan segala kegugupan yang ga bisa disembunyiin namun tetap berusaha untuk santai kaya di pantai. Setelah 1 jam ada di ruang sidang, sekitar jam 14.30 hasil pun diumumin sodara sodara.. : D. Dan Alhamdulillah ya Allah, atas kuasa Allah saya bisa lulus sidang. Terharu banget, dan sangat-sangat berterimakasih buat semua yang udah bantu nyampein doa ke Allah :) dan buat para penguji juga makasih yaaah bapak, ibu dosen dan praktisi :). 

Satu dari sekian targer saya di 2013 tercapai, Raisha Madrin, S.Farm., Apt. meskipun belum resmi karena belum sumpah apoteker, hehehe, tapi seenggaknya saya telah melewati tiap tahapan-tahapan ujian apoteker, dan ploooong banget. Dan sekarang waktunya saya mempersiapkan diri untuk target-target selanjutnya. Semoga semua target di tahun 2013 bisa tercapai atas izin Allah. Aamiin :)

teman-teman sejawat Apoteker :)

Jumat, 30 November 2012

Alhamdulillah ya Allah :)

                                                                        Alhamdulillah..

Dalam setiap kesulitan pasti ada kemudahan. Allah tidak akan memberikan suatu masalah yang tidak dapat ditanggung oleh hambaNya. Asalkan kita mau sekuat tenaga berusaha dan berdoa, pasti selalu ada saja kemudahan yang Allah kasih. Betapa baiknya Allah kepada kita, betapa perhatiannya Allah kepada kita. 

Semua ini berawal dari laporan PKPA di salah satu tempat.
Saya hampir putus asa dengan laporan yang satu ini. Karena revisinya ituu...bikin pusing, bikin jangar, dan bikin hampir putus asa. Emang sih awalnya semua salah saya yang ngerjain laporan kejar tayang. jadi hasilnya juga amburadul copy paste sana sini...(hadeeeehh). dan pembimbing yang merevisi...alamaaak bikin mumet kepala. Selama 2 bulan revisi belum selesai-selesai, ada saja (banyak aja) coretan-coretan dari pembimbing,,belum lagi kalau bimbingan harus denger kata-kata yang daleeeem banget.
Tapi tadi, hari ini...
Saya melihat sisi lain dari pembimbing, beliau sangat baiiik sekali. Saya terharuuu dibuatnya. Beliau melakukan ini karena pengen mendidik kita (meskipun didikan alias revisian harus terhenti karena laporan kita harus dikumpulin). Laporan yang copy paste, dibuat asal-asalan, simpulan dan saran yang membingungkan...Memalukan :( Beliau ingin mendidik kita semua untuk tidak melakukan budaya itu. 
terimakasih bapak atas bimbingannya selama ini, kalau ucapan bapak tidak menyayat hati, mungkin  tidak akan saya ingat. Tapi setiap kata dari bapak adalah sebuah tamparan, semoga menyadarkan saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari sebelumnya. Dan saya ingiiin sekali menjadi pribadi yang lebih baik, melakukan segala sesuatu dengan keikhlasan, Amin.
Dan terimakasih bapak atas acc dan nilai yang telah diberikan. :)

Terimakasih ya Allah atas kasih sayang Mu...atas semua nya dalam hidup saya yang indah ini. Alhamdulillah.

*backsound saya saat nulis blog ini adalah Gita Gutawa-Jalan Lurus* :p